11 Februari 2022 - 16:36
Dengan Keteguhan, Rakyat Yaman akan Mendapatkan Kemenangan

Dengan Keteguhan, Rakyat Yaman akan Mendapatkan Kemenangan

Menurut Kantor Berita ABNA, pada saat yang sama dengan agresi koalisi Arab-Barat-Israel yang semakin intensif dalam menyerang rakyat Yaman yang tertindas, konferensi internasional "Analisa Dimensi Agresi di Yaman" terselenggara pada  Sabtu (5/2) oleh Forum Internasional Ahlulbait as bekerjasama dengan sejumlah lembaga terkait.

Ketua Dewan Majelis Islam Palestina sebagai pembicara ketiga dalam konferensi tersebut, mengacu pada ketentuan ayat 29 Surat Al-Hajj, berkata, "Orang-orang Muslim yang terbunuh dan dijarah diberi izin untuk memerangi musuh, karena mereka menindas musuh dengan keras, dan Allah Swt akan memberikan pertolongan kepada mereka."

Syekh Nimr Zaghmoot menambahkan, "Allah Swt tidak akan meninggalkan sendirian sebuah bangsa yang istiqamah berdiri melawan penindasan, kemenangan pasti akan diberikan kepada orang-orang yang tertindas."

Lebih lanjut ulama Palestina ini memuji rakyat Yaman yang teguh berdiri melawan Amerika Serikat, Zionisme global, orang-orang Yahudi Israel dan sekutunya dari bangsa Arab dalam mempertahankan tanah air dan keyakinan mereka. "Bangsa ini tidak takut pada siapa pun dan bertekad untuk terus melawan kepada Zionis global dan negara arogan Amerika. Mereka menolak untuk tunduk pada tekanan." Tambahnaya. 

Syaikh Nimr Zaghmut lebih lanjut menyatakan,  "Jika orang Yaman menginginkannya, perang akan dihentikan dengan mengikuti kesombongan, tetapi mereka  berdiri dan menuntut kebebasan untuk dirinya sendiri. Mereka menganggap yang mereka perjuangankan adalah nilai-nilai yang suci dan untuk alasan ini, mereka mempertahankan Yaman yang makmur dan terhormat."

Ulama Sunni Palestina ini berkata, "Rakyat mulia Yaman tidak melupakan Palestina, meskipun kondisi mereka sulit. Mereka selalu membela perjuangan Palestina dengan sekuat tenaga, dan demonstrasi yang mereka lakukan untuk membela rakyat Palestina menunjukkan iman batin bangsa besar ini."

"Hari ini, kelompok proksi dan negara-negara penjajah melihat dan merasakan bahwa penindasan mereka terhadap rakyat telah menyebabkan kerugian bagi mereka setelah tujuh tahun, dan jika mereka bijaksana, mereka akan menyesali penindasan dan kejahatan ini." Ungkapnya. 

Syaikh Nimr Zaghmut menambahkan, "Amerika Serikat dan Zionisme dunia, dengan segala keberadaan dan kemungkinan mereka dan dengan dominasi yang ingin mereka peroleh atas rakyat Yaman, belum mampu melakukannya dan akan terus mengalami kegagalan."

Ketua Dewan Majelis Islam Palestina dibagian akhir pernyataannya memohon kepada Allah Swt, "Semoga rakyat Yaman meraih kemenangan dan Allah swt mampu memberikan kemenangan kepada mereka serta dan mengembalikan Palestina kepada rakyatnya dengan penuh kebanggaan, kami memohon kepada Allah swt untuk kemenangan dan kehormatan bagi rakyat kami dan seluruh rakyat yang tertindas di muka bumi ini."